Ayam Taliwang di Balikpapan

Kalau dari judulnya, pasti temen-temen udah tau kan Ayam Taliwang makanan khas dari mana?
Yuhuuuu, tepat sekali! Dari Lombok ^^
Lesehan Rinjani, tepat di sebelah gerbang Bendali III Bahagia daerah jalan Beje-Beje rumah makan ini berada. Kalau dari arah dome menuju bandara, sebelum kantor pengadilan agama ada jalan sebelah kanan, belok kanan kemudian lurus saja mengikuti jalan sampai ketemu gerbang Bendali III Bahagia tersebut.

Sesampai disana, kita dapat memilih mau duduk lesehan atau duduk di kursi. Tempat yang bersih dan sejuknya angin membuat kita semakin merasa nyaman. Tempat parkirnya juga lebar, jadi ga masalah untuk rombongan kesana. Oh ya jangan khawatir, disini juga tersedia mushollanya :)


Ayam bakar Taliwang khas Lombok ini terkenal dengan pedasnya. Namun, kita bisa milih tingkat pedasnya, ada pedes, sedang atau tidak sama sekali. Tadi aku dan keluarga pesen 1 ayam taliwang, cah kangkung dan tahu tempe goreng. 1 porsi ayam taliwang terdiri1 ekor ayam kampung.
Soal rasa? aku jawabnya, langsung kesana aja deh. Enaakk. Bumbunya meresap hingga tulang, apalagi sambelnya yang bikin kita pengen nambah terus.


Pun dengan cah kangkungnya, gurih, pedes, segernya kangkung sampai bunyi "kress" kala dikunyah. Pas bangetlah di lidah.
Selain menu yang udah aku sebutkan tadi, masih banyak lagi menu lainya.

Harga :
Ayam Bakar Taliwang (1 ekor) : 50k
Cah Kangkung : 15k
Tahu tempe goreng : 5k

Desa Pamriyan, Desa Idaman (Bagian 2)

Welcome to Pamriyan, click this video^^
Beberapa hari yang lalu aku ditemani seorang sahabatku berkunjung ke desa Pamriyan, tempat KKNku setahun yang lalu. 
Rumah Ibu Cariklah yang pertama kali tujuanku, 
di rumahnya aku dan tiga orang temanku dulu tinggal selama sebulan.
Sambutan hangat yang tak berubah dari beliau 
saat mengetahui kami datang.
Seperti rumah sendiri, aku buat dua gelas kopi, satu untukku,
dan satunya lagi untuk sahabatku.
Di ruang makan, ditemani segelas kopi, sepiring pisang goreng, 
kacang dan makanan kecil lainnya, obrolan kami mengalir tiada hentinya,
mulai dari tanya kabar sampai flashback cerita KKN kita dahulu.

Flashback cerita KKN tahun lalu, berlanjut dari postngan sebelumnya, kegiatan apa aja yang kita lakukan selama disana. Berikut beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan disana atau disebut proker.
Pembuatan gantungan kunci dari biji pinus.
Karena di desa terdapat hutan pinus, maka
biji hutan pinus yang telah jatuh dari pohon,
 dibuat gantungan kunci.

Pelatihan komputer untuk perangkat desa

Pengajian rutin
Pelatihan pembuatan pupuk.


Kegiatan 17 Agustus-an dilakukan tingkat desa
dan tingkat dusun. 
Acara 17 Agustus tingkat desa
Acara 17 Agustus tingkat desa
Lomba tarik tambang antar dusun (tingkat desa0
Tarik tambang antar dusun (tingkat desa)

Salah satu lomba di dusun Ngabean
Di pamriyan juga terdapat hutan pinus yang masih asri,
juga beberapa tempat yang menyejukkan mata,
seperti pada video diatas.

Itulah beberapa kegiatan kami selama KKN di desa Pamriyan.

"Segera Ambil Pintu Kebaikan"
Khalid bin Mi’dan mengatakan, “Jika dibukakan untukmu pintu kebaikan, maka segeralah menempuhnya, karena Anda tak tahu kapan pintu itu akan tertutup lagi” (As Siyar: 4/540). Maka bersungguh-sungguhlah, selama masih punya kemampuan, selama masih ada waktu.

Teruntuk yang akan menjalani KKN,
"Persiapkanlah diri kalian, bekali diri dengan ilmu 
dan pengetahuan, terutama ilmu agama.
Bagikan semua ilmu yang kalian punya, 
berbuat baiklah semaksimal mungkin.
Lakukanlah dengan ketulusan, 
Jadikan momen tersebut untuk kita menabung amal-amal
di akhirat kelak."

“Jika kamu memasuki waktu sore maka janganlah tunggu waktu pagi, dan jika kamu memasuki waktu pagi janganlah kamu tunggu waktu sore, dan gunakanlah kesehatanmu untuk masa sakitmu, dan kehidupannya untuk kematianmu.” (HR. Bukhari)

Note : semoga bermafaat postingan ini, 
mohon maaf atas segala kekurangan tulisan diatas.
Mohon doanya agar penulis bisa amanah dan 
istiqomah dalam menulis di blog ini,aamiin.
Jazakumullahu khairan.

Diamond 2016

Seminar Kemuslimahan yang diadakan oleh CMIA Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia yaitu Diamond. Diamond merupakan singkatan yang artinya Dunia Indah Akhirat Memukau Muslimah Intan Dunia. Tema yang diangkat tahun ini adalah "Muslimah be  a Truly Princess Everyday Till The End of Jannah".
Acara ini dilaksanakan tepat satu minggu lalu (29 May 2016) di Auditorium Perpus Pusat UII dan menghadirkan bintang tamu Ustadz Akbar Nazary (Ketua Yayasan Majelis Dakwah Islam) dan Ressa Rere (Pemeran Film Tausiyah Cinta).
Ressa Rere
Ustadz Akbar

"Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah" (HR. Muslim)
Apapun mimpi kita, teteplah bermimpi menjadi istri dan ibu yang sholihah. -Rere
Aku sendiri pun setuju dengan teh Rere. Benar, kita boleh kok bermimpi menjadi apapun. Namun, tetaplah hakikat pertama mimpi kita untuk menjadi istri dan ibu yang sholihah.
Mengapa? Disini ada dua poin :
  • Yang pertama sebagai istri. Apabila ia sholat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, tidak zina, dan taat pada suami, ia akan masuk ke dalam surga dari pintu mana saja.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)
  • Yang kedua sebagai ibu. Ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Pondasi utama yang harus ditanamkan pada anak yaitu ilmu agama berdasarkan Al-Qur'an dan As-sunnah. Untuk itu, mari kita terus belajar dan menuntut ilmu, semangat ya ukhti ;)

Note : semoga tahun depan dan tahun-tahun berikutnya acara DIAMOND ada teruuss yaa

Dolanan Pinter goes to Karangduwet

Hallo guys!
Gimana kabarnya kalian? Semoga sehat selalu ya!
Huft maafkan diriku yang baru aktif kembali.

Tanggal 17 januari 2016, komunitas Dolanan Pinter goes to Karangduwet untuk Sunday projectnya.
Apa sih Dolanan Pinter itu? Jadi Dolanan Pinter merupakan komunitas bagi para relawan yang ingin berbagi dan mengajar untuk SD, bisa mengajar pelajaran seperti bahasa inggris, matematika dan lain-lain sampai dengan keterampilan. Selain itu, bermain permainan tradisional juga dilakukan bersama.
Oiya info lebih lanjut langsung aja bisa dilihat disini.
Alhamdulillah banget, aku bersyukur bisa dipertemukan dengan komunitas ini.

Dolanan Pinter goes to Karangduwet, Paliyan, Gunung Kidul. 
Berikut kegiatan-kegiatan Dolanan Pinter

Kak Vendy (engineer) sedang praktek cara menjernihkan air

Kak Ilmita sedang mengajarkan modelling
Mba Aida menjelaskan tentang kesehatan bersama Mas Imam
dan Salman dari Bangladesh
Kak Sa'adah dan Mas Arif memperkenalkan dunia
 jurnalistik
Ada Kak Pouy dari Laos mengajarkan Bahasa Inggris
Kak Tiwi dan Kak Hamidah
Kak Damas dan Kak Noum dari Laos
Kak Salman dari Bangladesh mengajar bahasa Inggris di kelas
Praktek berbicara bahasa Inggris bersama
Kak Imam dan Kak Pradip dari Nepal
Kak Pouy dari Laos
Kak Manar dari Mesir bersama anak-anak
Foto bersama di kelas
Kak Umam, Kak Biroh dan Kak Noum
Kak Ayi dan Kak Ilmita sewaktu di Kelas
Kakak-kakak PSP3 DIY
Kak Edwin Founder Dolanan Pinter
bersama Kak Arlin PSP3 DIY
Foto bersama
Yaakk diatas merupakan beberapa kegiatan di Desa Karangduwet, Paliyan,Gunung Kidul. 
Ohya, kita juga dibantu kakak-kakak pemuda dari desa disana
Seru banget! 
And i'm so happy cause everyone can shared their experience

Desa Pamriyan, Desa Idaman

Pamriyan Idaman, Pamriyan Indah Damai Makmur serta Aman, ya itulah selogan dari sebuah desa yang berada di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Desa Pamriyan ini berjarak kurang lebih 110 km dari Yogyakarta.
Desa ini terdiri dari 8 dusun, yaitu dusun Belet, dusun Ngabean, dusun Sawah Gunung, dusun Menggur, dusun Kesodan, dusun Jero Tengah, dusun Bangsal, dusun Dengklok,
Bersyukurnya aku karena dari Program KKN dari kampusku yang menempatkan aku di desa ini.
Bertemu dengan teman baru, orang baru, serta keluarga baru.
Sebulan aku di desa Pamriyan, yang banyak mengajarkan aku tentang kehidupan, berbagi ilmu dengan orang lain, banyak pengalaman yang mungkin tidak akan aku lupakan, yang bisa menjadikan aku lebih bersyukur.
"Kalau kalian kesana, seperti kembali ke rumah sendiri rasanya" , begitu pengakuan salah satu temanku. Ya benar, warga di desa ini sangat baik dan ramah, mereka mengganggap kami seperti anaknya sendiri.
Bukan hanya itu, pemandangan alam desa Pamriyan begitu indahnya. Kita bisa menikmati udara sejuknya, hamparan sawah hijau, melewati hutan pinus, yang semua itu sulit didapatkan di daerah perkotaan.
Perjalanan Menuju Desa Pamriyan
Melewati hutan pinus dengan udara yang segar.

Menikmati alam di atas gardu pandang.
jalan di dusun Belet, foto by :ira.
panen padi, foto by : ira.
foto by : ira.

"Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air (hujan) dari langit, sehingga bumi menjadi hijau? Sungguh, Allah Mahahalus, Maha Mengetahui. (QS Al Hajj : 63)"

"Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? (QS. 67:1-3)"

Indahnya alam yang Ia ciptakan, semoga semakin membuat kita semua semakin bersyukur,aamiin.

Oh ya, di postingan selanjutnya aku bakal berbagi cerita tentang kegiatan-kegiatan apa aja yang kita lakukan di desa Pamriyan ini selama sebulan. Penasaran kan? :p
Ditunggu yaaa ;)

Luangkan Waktu

Luangkan waktu kita untuk membaca Al-Qur'an.
KEEP SPIRIT TILAWAH 
By : Ust. Cahyadi Takariawan 

Kalau kamu lelah, cobalah tilawah.
Kalau kamu resah, segeralah tilawah.
Kalau kamu gelisah, hilangkan dengan tilawah.
Kalau kamu susah, mulailah tilawah.
Kalau kamu gundah, jangan lupa tilawah.
Kalau badanmu lemah, kuatkan dengan tilawah.
Kalau imanmu tergugah, lakukan tilawah.
Kalau jiwamu gerah, perbanyak tilawah.
Kalau matamu basah, segera tilawah.
Kalau pikiranmu cerah, cepatlah tilawah.
Kalau hatimu patah, teruslah tilawah.
Kalau kamu marah, redakan dengan tilawah.
Kalau kamu merasa gagah, jangan lupakan tilawah.
Kalau kamu kalah, harus banyak tilawah.
Kalau kamu tidak mau kalah, harus makin banyak tilawah.
Kalau kamu tabah, seringlah tilawah.
Kalau tanganmu tengadah, mulailah tilawah.
Kalau kakimu melangkah, lantunkan tilawah.
Kalau hatimu berseri bak bunga merekah, seringlah tilawah.
Kalau perasaanmu begitu indah, segeralah tilawah.
Kalau ingin keluarga sakinah, ajak mereka tilawah.
Kalau ingin anak-anak salih dan salihah, ajari tilawah.
Kalau ingin rejeki melimpah, rajinlah tilawah.
Kalau ingin hidup penuh berkah, rutinkan tilawah.
Kalau ingin mengunjungi Ka’bah, lantunkan tilawah.
Kalau anganmu tengah membuncah, perbanyak tilawah.
Kalau kamu malas tilawah, paksalah untuk tilawah.
Kalau kamu rajin tilawah, lanjutkan terus tilawah.
Kalau kamu tilawah, itulah jalan menuju jannah. "Keep Spirit Tilawah"